Kristy Jackson – Arti Lagu Little Did She Know (She Kissed A Hero)

Kristy Jackson | Arti Lirik Lagu Terjemahan Little Did She Know (She Kissed A Hero)

He found some socks
Dia menemukan beberapa kaus kaki
She chose his tie
Dia memilih dasinya
And when he left for work that morning he was just another guy
Dan saat dia berangkat kerja pagi itu dia hanya pria lain
Going to work
Pergi bekerja
He’d have to fly
Dia harus terbang
Out to a meeting in L.A. so she had kissed him twice goodbye
Ke pertemuan di L.A. jadi dia menciumnya dua kali selamat tinggal


Little did she know she’d kissed a hero
Sedikit yang dia tahu dia mencium seorang pahlawan
Though he’d always been one in her eyes
Meskipun dia selalu menjadi satu di matanya
But when faced with certain death
Tapi saat dihadapkan dengan kematian tertentu
He’d said a prayer and took a breath
Dia berdoa dan menarik napas
And led an army of true angels in the sky
Dan memimpin tentara malaikat sejati di langit
Little did she know she’d kissed a hero
Sedikit yang dia tahu dia mencium seorang pahlawan
Though he’d always been an angel in her eyes
Meskipun dia selalu menjadi malaikat di matanya
Putting others first, it’s true
Menempatkan yang lain lebih dulu, itu benar
That’s what heroes always do
Itulah yang selalu dilakukan pahlawan
Now he doesn’t need a pair of wings to fly
Sekarang dia tidak membutuhkan sepasang sayap untuk terbang


The phone had rung
Telepon telah dibunyikan
His voice was calm
Suaranya tenang
Before he could tell her anything she knew something was wrong
Sebelum dia bisa menceritakan apa pun yang dia tahu ada yang tidak beres
I love you so
aku sangat mencintaimu
The last words he’d said
Kata-kata terakhir yang dia katakan
She said I love you too
Dia bilang aku juga mencintaimu
And then the phone went dead
Lalu teleponnya mati


Little did she know she’d kissed a hero
Sedikit yang dia tahu dia mencium seorang pahlawan
Though he’d always been one in her eyes
Meskipun dia selalu menjadi satu di matanya
But when faced with certain death
Tapi saat dihadapkan dengan kematian tertentu
He’d said a prayer and took a breath
Dia berdoa dan menarik napas
And led an army of true angels in the sky
Dan memimpin tentara malaikat sejati di langit
Little did she know she’d kissed a hero
Sedikit yang dia tahu dia mencium seorang pahlawan
Though he’d always been an angel in her eyes
Meskipun dia selalu menjadi malaikat di matanya
Putting others first, it’s true
Menempatkan yang lain lebih dulu, itu benar
That’s what heroes always do
Itulah yang selalu dilakukan pahlawan
Now he doesn’t need a pair of wings to fly
Sekarang dia tidak membutuhkan sepasang sayap untuk terbang