Arti Lirik Lagu Territories – Epidemic

Epidemic | Arti Lirik Lagu Terjemahan Territories

Future barren, blinded vision.
Masa depan mandul, visi buta.
Downhill struggle every day.
Perjuangan menurun setiap hari.
Masses flock, to every wealth.
Misa berduyun-duyun, untuk setiap kekayaan.
Ignore society.
Abaikan masyarakat.


Alternative economy, that addiction feeds.
Alternatif ekonomi, itu kecanduan feed.
Inner cities hardest hit, multiplying breed.
Kota-kota di dalam kota terparah, berkembang biak berkembang biak.


Urban terror, growing, spreading.
Teror perkotaan, tumbuh, menyebar.
Beckoning to all that hide.
Beckoning untuk semua yang bersembunyi.
Splitting factions fight for power.
Memisahkan faksi memperjuangkan kekuasaan.
Enemies divide.
Musuh membelah.


I had no time for innocence, the streets soon took me in.
Saya tidak punya waktu untuk tidak bersalah, jalanan segera membawa saya masuk
Age did not protect me from the hell I lived with.
Umur tidak melindungi saya dari neraka yang pernah saya jalani.
There was no choice I had no time to walk my path alone.
Tidak ada pilihan saya tidak punya waktu untuk berjalan sendiri.
Drafted to the ranks of crime, as my history has shown.
Dibuat ke jajaran kejahatan, seperti yang telah ditunjukkan oleh sejarah saya.
I see no future for myself, I dwell now day by day.
Saya tidak melihat masa depan untuk diri saya sendiri, saya tinggal sekarang hari demi hari.
I live my life for the gangs, to die by their way.
Aku menjalani hidupku untuk para geng, mati demi jalan mereka.


Six fists fly at me, trail of blows begins.
Enam tinju terbang ke arahku, jejak pukulan dimulai.
Feel the cold encase my mind as pain sets in.
Rasakan dingin membungkus pikiran saya saat rasa sakit terbenam.
Ten minutes pass I barely stand my ground.
Sepuluh menit berlalu aku nyaris tidak berdiri di tempatku.
Entrance to the streets elite I now have found.
Masuk ke jalanan elite yang sekarang saya temukan.


Averted eyes, to feel the rage.
Mata yang terhindar, merasakan kemarahannya.
Of those that we refuse to see.
Dari orang-orang yang kita menolak untuk melihat.
Constant denial, cause the backlash.
Konstan penyangkalan, menyebabkan reaksi balik.
That we know will see.
Yang kita tahu akan lihat.


Reject the world as meant to be.
Tolaklah dunia sebagaimana seharusnya.
Rule within themselves.
Aturan di dalam diri mereka sendiri.
Ever changing hierarchy.
Pernah berubah hirarki.
Manifests itself.
Memanifestasikan dirinya

Lirik Lagu Epidemic Lainnya :