Arti Lirik Lagu Midnight Through Morning – David Blue

David Blue | Arti Lirik Lagu Terjemahan Midnight Through Morning

The room it was lit up me too I couldn't sit up
Ruangan itu menerangi saya juga saya tidak bisa duduk
Engaged was my time in studying the wall
Terlibat adalah waktuku dalam mempelajari tembok
And all the poets kept getting louder
Dan semua penyair terus menjadi lebih keras
Even though they weren't needed any longer
Meski tidak dibutuhkan lagi
The strapless high heeled street walker
Pelacak jalan bertingkat tinggi tanpa tali
Believes every day that she goes younger
Percaya setiap hari dia pergi lebih muda


Ah I wish I could be her lover
Ah aku berharap bisa menjadi kekasihnya
And go with her as she makes her rounds
Dan pergi bersamanya saat dia membuat putarannya
And fall with her hair as it comes down
Dan jatuh dengan rambutnya saat turun


The poets would keep on all night with their come ons
Para penyair akan terus sepanjang malam dengan kedatangan mereka
One would say something another'd say more
Orang akan mengatakan sesuatu yang lain akan mengatakan lebih banyak
Looking for contracts but finding the soap
Mencari kontrak tapi menemukan sabunnya
Well I know she'd take them all for a joke
Yah aku tahu dia akan membawa mereka semua untuk sebuah lelucon
Ah but she'd take them all no doubt
Ah tapi dia pasti tidak ragu
And they never knowing what it was about
Dan mereka tidak pernah tahu apa itu


Ah I wish I could be her lover
Ah aku berharap bisa menjadi kekasihnya
And go with her as she makes her rounds
Dan pergi bersamanya saat dia membuat putarannya
And fall with her hair as it comes down
Dan jatuh dengan rambutnya saat turun


With burning candle and the store window
Dengan membakar lilin dan jendela toko
Hard to believe there could be more
Sulit dipercaya bisa ada lebih
And all the poets complained of the cold
Dan semua penyair mengeluhkan dinginnya
But they only did what they were told
Tapi mereka hanya melakukan apa yang diperintahkan
Searching so hard for a satisfied mind
Mencari begitu keras untuk pikiran puas
While she walked by with a satisfied soul
Sementara dia berjalan dengan jiwa yang puas


Ah I wish I could be her lover
Ah aku berharap bisa menjadi kekasihnya
And go with her as she makes her rounds
Dan pergi bersamanya saat dia membuat putarannya
And fall with her hair as it comes down
Dan jatuh dengan rambutnya saat turun


A radio played on to almost no one
Sebuah radio diputar hampir tidak ada orang
Attention was paid only to the dawn
Perhatian dibayar hanya sampai fajar
As she stopped and bent to touch her nylons
Saat dia berhenti dan membungkuk untuk menyentuh nilonnya
And felt in the air for a post to lean on
Dan merasa di udara untuk posting untuk bersandar
No one could ever know her outside
Tidak ada yang bisa mengenalnya di luar
In the take of an instant she had passed by
Dalam waktu singkat dia melewatinya


Well I wish I could be her lover
Baiklah aku berharap bisa menjadi kekasihnya
Go with her as she makes her rounds
Pergilah bersamanya saat dia membuat putarannya
And fall with her hair as it comes down
Dan jatuh dengan rambutnya saat turun


Symbols and motives were again promoted
Simbol dan motif dipromosikan lagi
Hard to believe there could be more
Sulit dipercaya bisa ada lebih
As she moved on and then faded out
Saat dia pindah dan kemudian menghilang
To the songs of the poet still keeping it up
Lagu-lagu penyair masih menyimpannya
The sidewalks cleared themselves for a new touch
Trotoar membuka diri untuk sentuhan baru
And it all disappeared into the face of the clock.
Dan semuanya lenyap di wajah jam.