Arti Lirik Lagu Fallen Kingdoms of the Abyssal Plain – Bal-Sagoth

Bal-Sagoth | Arti Lirik Lagu Terjemahan Fallen Kingdoms of the Abyssal Plain

Hearken, children of the Ersatz gods, sons and daughters of the New Earth, for here is truth.
Dengar, anak-anak dewa Ersatz, putra dan putri Bumi Baru, karena inilah kebenaran.
Long ago, before the third of Earth’s moons fell fiery from the star-seared sky, there were those whom we have come to call the First Ones.
Dulu, sebelum bulan ketiga Bumi turun berapi-api dari langit yang menyengat bintang, ada orang-orang yang kita datang untuk memanggil Orang Pertama.
These men-who-were-not-men were the creations of the Mera, beings from the far reaches of the limitless cosmos, whose essence still flickers latently within the minds of all their disparate progeny.
Orang-orang ini-yang-bukan-manusia adalah ciptaan Mera, makhluk dari alam semesta yang tak terbatas, yang esensinya masih berkedip-kedip dalam pikiran semua keturunan mereka yang berbeda.
Praise the Mera, fathers of the First Ones, bondsmen of the K’laa, sworn foes of the Z’xulth!
Puji Mera, ayah dari Orang Pertama, pemegang obligasi K’laa, bersumpah musuh Z’xulth!
Sired in the great spawning vats beyond the fathomless deeps of the Pre-Cambrian sea, the First Ones throve.
Karena berlama-lama di kapal pemijahan besar di luar lautan pra-Kambrium yang tak ada habisnya, First Ones membesar.
Those who were engineered to live on land duly constructed the grand Antarctic Megalopolis, ultimately becoming entangled in bitter conflicts with the hoary Serpent Kings before retreating into the subterrene depths of the vast inner world, whereas those First Ones that had chosen the embrace of the abyssal seas were the architects of vast and glorious submarine cities whose splendid spires and minarets towered proudly beneath the unfathomed waves.
Mereka yang direkayasa untuk tinggal di tanah yang telah dibangun dengan megah di Antartika Megalopolis, akhirnya terjerat dalam konflik pahit dengan Raja Serigala yang serak sebelum mundur ke kedalaman subterrene di dunia batin yang dalam, sedangkan Orang-orang Pertama yang telah memilih pelukan abyssal laut adalah arsitek kota-kota kapal selam yang luas dan mulia yang menara dan menaranya indah menjulang dengan bangga di bawah gelombang yang tak terduga.
Those grand bioluminescent cities are now long since fallen, razed and dispersed, given over to the cruel whims of the unforgiving oceans.
Kota-kota besar bioluminescent sekarang sudah lama jatuh, diratakan dan dibubarkan, diberikan pada keinginan kejam dari samudra yang tak kenal ampun.
From the lore of our ancestors, we know the true nature of the cosmos.
Dari pengetahuan nenek moyang kita, kita mengetahui sifat sejati kosmos.
We know of the hidden and silent places, the places which reside in between the veils of reality, the places which mankind was never meant to see.
Kita tahu tempat tersembunyi dan sunyi, tempat-tempat yang berada di antara selubung realitas, tempat-tempat yang umat manusia tidak pernah dimaksudkan untuk melihat.
All this we know… we who survive, we who are descended from those First Ones, and who give thanks to the gods-who-are-not-gods, for our creation, our genesis, for the breath of life that was forced into our progenitors during the early epochs of this cratered globe.
Semua ini kita tahu … kita yang bertahan, kita yang turun dari orang pertama, dan yang bersyukur kepada tuhan-siapa-bukan-tuhan, karena ciptaan kita, asal usul kita, untuk nafas kehidupan yang dipaksa menjadi nenek moyang kita pada zaman awal dunia kawah ini.
Hearken, children of the Ersatz gods, sons and daughters of the New Earth, for here is truth…
Dengar, anak-anak dewa Ersatz, putra dan putri Bumi Baru, karena inilah kebenaran …

Lirik Lagu Bal-Sagoth Lainnya :